MUSEUM DE JAVASCHE BANK: JEJAK SEJARAH PERBANKAN DI INDONESIA
Museum De Javasche Bank adalah salah satu destinasi wisata sejarah yang menyimpan cerita panjang tentang sistem perbankan di Indonesia, terutama dari masa kolonial hingga modern. Berlokasi di kota Surabaya, museum ini tidak hanya menjadi tempat penyimpanan barang-barang bersejarah terkait perbankan tetapi juga menawarkan wawasan tentang sejarah ekonomi dan sistem keuangan di Indonesia.
Museum ini awalnya merupakan bank peninggalan Belanda yang berfungsi sebagai pusat perbankan dan keuangan di masa kolonial. Sebagai museum, bangunan ini menyajikan koleksi menarik mulai dari mesin-mesin perbankan tua, dokumen-dokumen bank bersejarah, hingga koin dan uang kertas lama. Pengunjung dapat mempelajari bagaimana sistem perbankan kolonial berjalan dan dampaknya terhadap perkembangan ekonomi di Indonesia. Bangunan museum ini juga menyimpan nilai arsitektur bersejarah, dengan gaya arsitektur kolonial Belanda yang megah dan klasik.
BACA JUGA : MUSEUM FATAHILLAH: JENDELA SEJARAH KOTA JAKARTA
Sejarah Museum De Javasche Bank
Bangunan ini awalnya didirikan pada tahun 1828 sebagai kantor cabang De Javasche Bank, bank sentral yang dibentuk oleh pemerintah kolonial Belanda. De Javasche Bank berfungsi sebagai pengatur peredaran uang dan pusat keuangan bagi pemerintah Hindia Belanda. Setelah Indonesia merdeka, peran De Javasche Bank kemudian digantikan oleh Bank Indonesia pada tahun 1953.
Pada tahun 2012, Bank Indonesia memutuskan untuk mengubah gedung bersejarah ini menjadi museum dengan tujuan memperkenalkan sejarah perbankan kepada masyarakat luas. Museum ini kemudian diresmikan sebagai Museum De Javasche Bank dan dibuka untuk umum pada tahun 2013.
Lokasi
Museum De Javasche Bank Surabaya terletak di Jalan Garuda No. 1, Krembangan, Surabaya, Jawa Timur. Lokasinya mudah dijangkau baik dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.
Koleksi dan Fasilitas
Museum ini menyimpan berbagai koleksi yang berkaitan dengan sejarah perbankan di Indonesia, seperti:
- Koleksi uang kuno: Berbagai jenis uang kuno yang pernah beredar di Hindia Belanda dan Indonesia.
- Peralatan perbankan kuno: Peralatan perbankan yang digunakan pada masa lalu, seperti mesin cetak uang dan brankas.
- Foto-foto sejarah: Foto-foto yang menggambarkan sejarah De Javasche Bank dan perkembangan perbankan di Indonesia.
- Dokumen-dokumen penting: Dokumen-dokumen penting yang berkaitan dengan sejarah bank.
Selain koleksi, museum ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti ruang pamer, ruang audio-visual, dan taman. Pengunjung dapat menikmati suasana gedung bersejarah sambil mempelajari sejarah perbankan di Indonesia.
Fasilitas di Museum De Javasche Bank
- Ruang Pameran Utama: Menampilkan koleksi sejarah perbankan, termasuk alat-alat perbankan kuno seperti mesin pencetak uang, brankas, dan alat pengaman uang.
- Ruang Arsip: Menyimpan berbagai dokumen penting terkait sejarah perbankan di Indonesia.
- Perpustakaan: Menyediakan koleksi buku dan literatur mengenai sejarah ekonomi dan perbankan di Indonesia.
- Kafe dan Toko Souvenir: Terdapat kafe kecil dan toko yang menjual berbagai souvenir bertema perbankan dan sejarah.
- Toilet dan Area Parkir: Disediakan toilet yang bersih dan area parkir yang cukup luas untuk pengunjung.
Tips Mengunjungi Museum De Javasche Bank
- Datang Lebih Awal: Untuk menghindari keramaian, disarankan datang di pagi hari.
- Bawa Kamera: Beberapa koleksi unik dan bangunan museum dengan arsitektur kolonial merupakan objek foto yang menarik.
- Ikuti Tur Panduan: Jika tersedia, ikuti tur panduan untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai koleksi museum.
- Luangkan Waktu untuk Menjelajahi Arsitektur: Bangunan museum yang merupakan peninggalan kolonial memiliki banyak detail arsitektur menarik.
- Perhatikan Jam Buka: Pastikan museum buka sebelum berkunjung, terutama jika berkunjung di hari libur.
BACA JUGA : MUSEUM NYAMUK: WISATA UNIK DAN EDUKATIF
Fakta Menarik tentang Museum De Javasche Bank
- Bangunan Berusia Lebih dari Satu Abad: Gedung ini telah berdiri sejak tahun 1828, menjadikannya salah satu bangunan bank tertua di Indonesia.
- Menyimpan Mesin Perbankan Kuno: Museum ini menampilkan berbagai alat yang digunakan pada masa lalu, seperti mesin cetak uang dan brankas kuno.
- Arsitektur Kolonial yang Megah: Desain gedung ini memiliki perpaduan antara gaya arsitektur Eropa dan kolonial, memberikan kesan mewah dan elegan.
- Edukasi tentang Sistem Perbankan Kuno: Museum ini tidak hanya menampilkan koleksi benda tetapi juga menjelaskan proses-proses perbankan di masa kolonial.
- Terdapat Brankas Asli: Pengunjung bisa melihat langsung brankas besar yang dulunya digunakan untuk menyimpan uang dalam jumlah besar.
Museum De Javasche Bank adalah destinasi wisata yang sangat menarik bagi mereka yang ingin mengetahui lebih banyak tentang sejarah perbankan di Indonesia. Dengan mengunjungi museum ini, kita dapat mengapresiasi warisan sejarah yang sangat berharga dan memahami bagaimana sistem perbankan di Indonesia berkembang hingga saat ini.
Artha Djaya – Jual Besi Surabaya
Artha djaya – Kami merupakan supplier besar produk besi baja di Jawa Timur, namun saat ini kami juga melayani pembelian eceran. Karena itu kami pastikan harga kami lebih murah, bahkan jika ditambah dengan ongkos kirim ke lokasi Anda pun total harga kami akan lebih murah.
Melayani pengiriman ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk seluruh Jawa, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, hingga Papua.Kami menyediakan semua jenis produk besi baja, baik produk merek lokal maupun import dengan berbagai jenis ukuran.
menyediakan semua jenis produk besi, meliputi berbagai besi beton, pipa besi, plat baja, aneka kawat besi, atap baja, dan lain-lain. Kami menyediakan produk lokal maupun produk import. dengan standart tertinggi dan ukuran yang presisi.
Hubungi segara admin kami mengenai pertanyaan produk dan harga promo yang berlaku pada saat ini .








Leave a Reply